Jadi, di Kediri Jawa Timur terdapat satu destinasi wisata yang sudah cukup terkenal yaitu kampung inggris. Kampung Inggris adalah sebuah julukan bagi suatu perkampungan yang terletak di sekitar Jalan Anyelir, Jalan Brawijaya, Jalan Kemuning di Desa Tulungrejo dan Desa Pelem, Kecamatan Pare, Kabupaten Kediri, Jawa Timur. Wilayah dinamakan demikian karena terdapat banyak lembaga kursus bahasa inggris dan akhirnya berkembang menjadi tempat belajar Bahasa Inggris. Awalnya hanya satu tempat kursus, lalu lama kelamaan bertambah dan menarik minat orang orang dari luar daerah untuk belajar disini. Sebagai tempat belajar, pemandangan keseharian di Kampung Inggris Pare tak ubahnya seperti kompleks pelajar. Didominasi oleh hiruk pikuk aktivitas orang-orang yang sedang belajar khususnya pada saat musim liburan, kampung ini tidak kalah ramai dengan tempat-tempat wisata karena banyaknya pelajar, mahasiswa, pekerja maupun masyarakat umum yang mengisi waktu liburan mereka untuk belajar sambil berwisata. Orang-orang yang belajar di Kampung Inggris tidak hanya dari Indonesia melainkan juga dari mancanegara seperti Malaysia, Thailand, Timor Leste, dan lain-lain.
Kampung inggris memang terkenal kalau urusan tempat belajar bahasa inggris
1. Suasananya
Pengalaman pribadi nih, aku pernah kursus di kampung inggris tahun 2015. Dulu, memang rasanya belajar di kampung inggris tuh lebih enak daripada belajar di rumah. Mungkin karena memang dikhususkan untuk tempat belajar sehingga sarana belajarnya semua tersedia. Mulai dari kursusnya, kosannya, makanannya, hiburannya semua benar disiapkan disini.
Ketika 2016 hingga 2019, aku memutuskan belajar otodidak saja di rumah dan di kuliah. Eh nyatanya kemampuannya nggak meningkat sedikit pun. Mungkin karena faktor tidak adanya tuntutan dan kurangnya sarana pendukung untuk belajar
Tapi tahun 2020, aku kembali belajar lagi di Pare dan fokus di program IELTS, benar saja peningkatan kemampuan yang aku dapatkan dalam beberapa bulan rasanya berkali kali lipat lebih banyak dibandingkan dengan belajar otodidak selama bertahun tahun.
2. Kualitas kursusan
Banyaknya kursusan di Pare tentu akan meningkatkan persaingan antar kursusan. Tiap tiap kursusan berlomba untuk menawarkan programnya dan meningkatkan kualitas pelayanannya. Nah, itu yang menjadikanku yakin bahwa kualitas kursusan di Pare akan tetap terjaga karena faktor tingginya persaingan itu sendiri.
Banyak hal yang harus jadi pertimbangan dalam memilih kursusan. Aku pribadi akan lebih mendengarkan testimoni orang orang yang sudah belajar disana. Khususnya untuk IELTS, banyak yang merekomendasikan Mr. Alex karena cocok dengan sistemnya yang intensif dan metode pembelajarannya. Sistem pembelajaran di Mr. Alex course Pare bisa dibilang lebih intensif. Dari segi waktu, kursusan ini bisa dibilang yang full-day dari pagi sampai sore. Dari segi penempatan kelas, bisa dikatakan ini benar benar intensif karena jumlah anggota kelas yang dibatasi sehingga komunikasi antar member dan tutor akan lebih intens.
So, buat kalian yang pengen dan merasa tertarik, bisa kepoin Instagram atau websitenya untuk informasi yang lebih lengkap
1. Suasananya
Pengalaman pribadi nih, aku pernah kursus di kampung inggris tahun 2015. Dulu, memang rasanya belajar di kampung inggris tuh lebih enak daripada belajar di rumah. Mungkin karena memang dikhususkan untuk tempat belajar sehingga sarana belajarnya semua tersedia. Mulai dari kursusnya, kosannya, makanannya, hiburannya semua benar disiapkan disini.
Ketika 2016 hingga 2019, aku memutuskan belajar otodidak saja di rumah dan di kuliah. Eh nyatanya kemampuannya nggak meningkat sedikit pun. Mungkin karena faktor tidak adanya tuntutan dan kurangnya sarana pendukung untuk belajar
Tapi tahun 2020, aku kembali belajar lagi di Pare dan fokus di program IELTS, benar saja peningkatan kemampuan yang aku dapatkan dalam beberapa bulan rasanya berkali kali lipat lebih banyak dibandingkan dengan belajar otodidak selama bertahun tahun.
2. Kualitas kursusan
Banyaknya kursusan di Pare tentu akan meningkatkan persaingan antar kursusan. Tiap tiap kursusan berlomba untuk menawarkan programnya dan meningkatkan kualitas pelayanannya. Nah, itu yang menjadikanku yakin bahwa kualitas kursusan di Pare akan tetap terjaga karena faktor tingginya persaingan itu sendiri.
Banyak hal yang harus jadi pertimbangan dalam memilih kursusan. Aku pribadi akan lebih mendengarkan testimoni orang orang yang sudah belajar disana. Khususnya untuk IELTS, banyak yang merekomendasikan Mr. Alex karena cocok dengan sistemnya yang intensif dan metode pembelajarannya. Sistem pembelajaran di Mr. Alex course Pare bisa dibilang lebih intensif. Dari segi waktu, kursusan ini bisa dibilang yang full-day dari pagi sampai sore. Dari segi penempatan kelas, bisa dikatakan ini benar benar intensif karena jumlah anggota kelas yang dibatasi sehingga komunikasi antar member dan tutor akan lebih intens.
So, buat kalian yang pengen dan merasa tertarik, bisa kepoin Instagram atau websitenya untuk informasi yang lebih lengkap


Comments
Post a Comment