Bermula dari cerita cerita dengan satu kakak kelas di waktu
rapat organisasi
Dia bilang “dek,kalau mau nyoba sesuatu yang baik dan benar
nggak usah takut. Dicoba aja,daripada nanti ketika kamu udah tua bakal nyesel
karena nggak mencoba hal tersebut”
Kata kata yang sangat ngena di pikiranku,bahkan hingga di
kos kata katanya seperti terus berulang di telinga
“Bakal nyesel”
“Nanti nyesel”
“Bakal nyesel”
Memang banyak hal yang ingin aku capai dikarenakan sifatku yang "gampang pinginan"
Tapi tetap saja keinginan itu hanya tertulis manis di list of target setiap tahunnya
Salah satu contohnya adalah ikut ajang pemilihan duta, keinginan sejak dari kelas 2 SMA
Karena beberapa teman di sekolah yang berhasil menang di ajang ajang beauty peageant
Dan hingga sekarang,semester kedua di kuliah masih belum
terlaksana juga
Karena "kata-kata-kakak-kelas-yang-terus-terngiang-ngiang" didukung oleh masa liburan yang panjang di kediri ,maka aku memutuskan untuk ikut ajang pemilihan putera puteri batik kabupaten kediri
Kenapa harus putera puteri batik?
Selain karena pemilihannya di waktu liburan kuliah,aku pun sudah mengenal batik jauh sebelumnya sehingga pengetahuan tentang batik masih cukup lumayan
Awalnya memang sempat ragu karena mindsetku adalah seorang
duta harus memiliki kelebihan dalam beauty ,brain dan behaviour
Sedangkan aku tidak merasa cantik, aku masih belum cukup
ilmu dan kadang aku berperilaku yang kurang feminim
Tapi ya sudahlah dicoba saja
Perjuangan dimulai.....
- Latihan catwalk
Beberapa minggu sebelumnya aku memang sempat mengikuti lomba
modelling,dan disitulah awal aku belajar catwalk..dengan menggunakan wedges
yang tidak lebih dari 5 cm
Ternyata disini diharuskan menggunakan sepatu heels,dan
akhirnya aku berlatih menggunakan heels 15 cm
15 cm?!
Hampir saja menyerah,bayangkan berdiri saja sudah susah
apalagi disuruh jalan..apalagi disuruh catwalk?
Latihan catwalk setiap pagi dan sore hari memang cukup berat
dengan hasil kaki kaku yang menyebabkan jalanpun susah
Sehingga menjadi kebiasaan setiap malam untuk mengoleskan kaki dengan minyak gandapura yang
baunya cukup menyengat dan panas
Seakan akan botol minyak tersebut berbisik perlahan "tenang,ada aku yang menemani lelahmu"
Semakin hari memang semakin terasa mudah berjalan diatas heeels 15 cm
Tapi bukan berarti amat sangat mudah hingga bisa berlari lari dengan ini
- Latihan bakat
Di audisi ternyata bakat juga masuk dalam penilaian
Inilah yang selalu aku hindari dalam setiap perlombaan
Bakat?Tentu setiap orang memiliki bakat tapi memang tidak
semua orang mengenal dengan baik apa bakat mereka
Dalam kasusku,aku memiliki bakat dan
mengatahuinya
Tapi.......bakatku bukanlah sesuatu yang bisa ditampilkan
diatas panggung!
Tentu saja tidak mungkin aku menampilkan bakat renang diatas
panggung
Dan ternyata panitia tidak menyediakan alat musik,sehingga
bermain keyboard tidak masuk daftar list
Akhirnya aku memilih kemampuan yang aku bisa dan memang
ingin kudalami
Bukankah menyenangkan jika kita belajar tentang hal yang
kita sukai
So,pilihan jatuh ke news anchor dan story telling
Meskipun di setiap lomba storry telling dan news anchor
tidak pernah menang,tapi paling tidak pernah belajar sebelumya
Storry teliling yang kupilih adalah kisah inu kertapati dan
candra kirana
Entah berapa puluh kali aku berlatih membaca teks berita dan
teks storry telling
Hingga kadang kakakku merasa bosan juga dan merecokiku berlatih
Akhirnya tiba juga saat audisi
Sewaktu audisi,aku menggunakan baju bertema coctail dress berwarna kuning
Cukup simpel dan praktis memang
Batik yang kugunakan adalah batik bermotif simpang lima gumul buatan ibu Anik
Salah satu monumen yang cukup terkenal di Kabupaten Kediri
Audisi dilaksanakan pagi hari dan berada di pendopo kabupaten kediri
Peserta akan tampil diatas panggung dan dinilai oleh dewan juri,sementara peserta lain akan melihat di kursi yang teletak di belakang dewan juri
Cukup membuat semakin berdebar karena harus tampil didepan para peserta yang lain dengan jumlah kira kira hampir 100 orang
Berharap saja semoga nomor urut 18,bukanlah sebuah nomor yang akan kubenci dalam ajang ini
Kuakui beberapa peserta tampil cukup mengagumkan
Banyak bakat menarik yang mereka tampilkan seperti membaca
puisi dalam bahasa jerman,MC,sulap,membatik,menggambar dan menyinden
Mencoba tidak terpengaruh,aku mencoba menunggu giliranku dengan latihan membacakan teks berita
dan storry telling
Dan akhirnya nomor urut 18 dipanggil juga
Setelah catwalk,akhirnya saatnya penyampaian visi misi dan penampilan bakat
Yap,berjalan lancar
Kemudian mc memintaku untuk menceritakan diri sendiri dengan bahasa
inggris( mungkin karena bakatku adalah story telling)
And everything i said on stage was 100% improvisation!
Aku hanya bercerita mengenai hobiku membaca buku dan buku
yang aku sukai
Setelah itu gilaranku selesai
Segera aku menemui kakakku dan terus menerus bilang "duh,gak maksimal,duh,pesimis"
Merasa pesimis ,maka kami memutuskan untuk jalan
jalan sebentar di area pendopo kabupaten
Karena terlalu lelah maka ibu menyuruhku untuk melepas heels dan menggantinya dengan sandal biasa
Rasanyaaaaa,,seperti habis berjalan di sepatu yang penuh batu dan akhirnya berjalan diatas awan
Akhirnya tiba juga saat pengumuman
Aku yang sudah tidak memiliki harapan untuk menang hanya bisa pasrah
Satu persatu finalis mulai dipanggil untuk maju kedepan
Dan ternyata tidak aku sangka,nomor 18 bisa masuk dalam 20
besar
Dengan terburu buru memakai heels aku maju ke depan
Alhamdulillah,tidak sia sia
Terimakasih heels 15 cm dan minyak gandapura
Kau mengantarkanku hingga semifinal
Semifinal
Kami langsung dikumpulkan untuk tahap selanjutnya yaitu
semifinal
Pada tahap ini,kami dipanggil satu persatu ke depan untuk
menjjawab dengan cepat pertanyaan dari dewan juri
Pertanyaan untukku cukup mudah,mengenai cara menyikapi
apabila batik di akui oleh negara lain
Setelah itu kami diberi pengarahan bahwa ke 20 finalis akan
dibagi menjadi beberapa kelompok
Kelompok ini nantinya akan ditugaskan untuk belajar membatik
di UKM batik yang ada di Kabupaten Kediri
Berdasarkan undian ,aku mendapatkan ukm batik Ibu anik
bersama Hawrin rahmadsyah dan Dora jaka setiawan
Daaaaaann...persiapan final dimulai
- Belajar membatik di rumah bu anik
Harwin sudah sering ikut ajang duta seperti ini,sehingga aku
belajar banyak darinya
Pemikirannya tentang desain baju benar benar buatku kagum
Dia menceritakan desain yang ingin dibuatnya dan segala
kendalanya,
Jaka masih SMA,paling muda diantara kami berdua
Dia penyiar radio dan aktif organisasi
Dua duanya benar benar membuatku semangat,berkenalan dan
menambah teman baru memang bisa menambah ilmu
Aku jadi berfikir,selama ini aku kemana saja?kenapa banyak
yang tidak aku ketahui?
Belajar membatik sebenarnya bukan hal yang baru,karena di
rumahku sendiri aku sudah belajar membatik dengan ibu
Dan belajar di UKM batik semakin menambah ilmu
Aku jadi tahu,kenapa sih batik itu penting untuk
dilestarikan
Di dalam batik terkandung nilai ekonomi dan budaya
Usaha batik tulis kebanyakan adalah usaha kecil menengah yang memiliki kemampuan dalam menyerap tenaga kerja,kegiatan ini juga berperan dalam menggerakkan perekonomian
Coba bayangkan dalam satu ukm batik dapat mempekerjakan hingga 20 orang pekerja,belum lagi para pedagang alat dan bahan untuk membatik
Sedangkan jika produksi batik printing tidak bisa menyerap tenaga keerja sebanyak perajin batik tulis
Batik printing meemiliki harga yang lebih terjangkau sehingga banyak masyarakat yang meemilih membeli batik printing,padahal itu bisa melemahkan usaha batik tulis
Selain itu batik tulis khas daerah dapat menjadi oleh oleh di suatu wilayah sehingga mampu meningkatkan perekonomian wilayah tersebut
Bukankah menarik jika kita berkunjung ke suatu teempat dan membeli batik khas daerah yang mampu menggambarkan kekayaan alamnya?
Dari segi budaya,batik dapat merepresentasikan budaya daerah tersebut dengan keindahan motif dan warna
- Karya tulis
Disini bukan hanya penampilan yang dinilai,tetapi otak juga
Ke sepuluh pasang finalis diwajiban membuat karya tulis
mengenai batik khas kabupaten kediri
Karena memang hobiku adalah menulis,maka bagian inilah yang
membuat semangatku bisa bertambah
Hambatan memang banyak sekali,antara lain banyaknya data di
internet yang tidak sesuai dengan kenyataan di lapangan. Sehingga berkali kali
harus mengonfirmasikan ke perajin batik
Aku memang masih ragu,apakah remaja daerah kediri mengerti
tentang batik khas daerah kediri. Mencari di internet juga tidak ada data yang
menunjukkan itu. Akhirnya dengan berbekal pengalaman pernah melakukan tugas
penelitian,aku mulai mengumpulkan nama teman teman yang lumayan memiliki sikap
kooperatif. Aku mewawancarai 10 orang dari daerah kediri dan 10 orang dari
daerah luar kediri untuk mengerahui apa mereka mengetahui batik khas daerah
kediri. Dan memang hanya sedikit saja yang mengetahui tentang motif batik khas
kediri
Dari 10 orang kediri,yang hanya mengetahui mengenai batik
khas hanya 2 orang
Dan dari luar hanya 1 orang saja yang mengetahui
Tentu saja hal ini semakin miris jika remaja mengaku
mencintai batik dan memakai batik namun tidak mengerti mengenai batik khas
daerahnya
Yang lebih parah apabila mereka kuliah atau bekerja di luar
daerah,lalu ditanya oleh orang lain
“Apa sih batik khas daerhamu?”
Dan mereka hanya menjawab ”Tidak ada”
Bukankah itu sama dengan menutup peluang untuk batik khas
daerah dapat dikenal oleh masyarakat luas?
- Promosi
Ada hal yang menarik. Saat promosi,kami para finalis
diharuskan menggunakan batik khas daerah kediri. Sayangnya aku hanya memiliki
satu baju yang sudah siap pakai,itupun adalah baju yang kupakai saat audisi.
Sehingga meluncurlah aku ke beberapa tokko batik yang ada di kota kediri. Semua
toko kumasuki dan tak lupa aku menanyakan apa menjual batik khas kediri,akan
tetapi mereka seperti kebingungan dan hanya menjawab “maaf mbak,Cuma jual batik
solo dan pekalongan”
“Mbak ada batik khas kediri?”
“Kediri itu nggak ngeluarkan batik khas mbak”
Lah,kalau kediri nggak punya batik khas aku selama ini
ngapain di ukm bu anik?belajar seabrek tentang batiik khas kediri?lalu simpang
lima,jaranan,mangga podang itu apa?
“Ada mbak batik khas kediri”
“Enggak ada mbak”
Karena aku bukan orang yang suka berdebat ,maka aku menunjuk
salah satu baju batik
“Mbak ini motif teratai kan?”tanyaku
“Bukan”jawab mbak mbaknya dengan ketus
Padahal jelas sekali itu motif teratai
Akhirnya ketika promosi, kugunakan batik yang kupakai untuk penyisihan
Promosi dilakukan di simpang lima gumul
Jadi intinya kami disuruh untuk catwalk dan meminta dukungan berupa sms untuk menjadi putra putri batik favorit serta promosi untuk melihat grand final di simpang lima gumul
Akhirnya ketika promosi, kugunakan batik yang kupakai untuk penyisihan
Promosi dilakukan di simpang lima gumul
Jadi intinya kami disuruh untuk catwalk dan meminta dukungan berupa sms untuk menjadi putra putri batik favorit serta promosi untuk melihat grand final di simpang lima gumul
- Pembuatan gaun +persiapan presentasi batik
Saat persiapan kita diwajibkan untuk catwalk dan
mempresentasikan batik yang dikenakan
Begitu takutnya jika lupa apa yang harusnya disampaikan
,maka aku memilih untuk berlatih berkali kali
Dan alhasil di hpku ada 30 rekaman hasil latihan
mempresentasikan batik
Para finalis diwajibkan memakai gaun buatan sendiri dengan memakai kain batik hasil dari UKM yang sudah dipilihkan oleh dinas. Pembuatan gaun ini dibantu oleh mas nanu
Motif batik yang dipilih adalah teratai,karena ingin
menonjolkan khas dari ukm batik ibu anik
Batik motif teratai merupakan motif khas dari kabupaten
kediri
Karena di relief relief candi tegowangi dan surowono
terdapat bunga teratai
Kain berukuran 4 meter akhirnya dipotong membentuk pola
gaun,kemudian baru dilakukan proses pencantingan
Hal ini bertujuan agar motif yang membentuk gaun dapat
sesuai dan lebih luwes
Hingga malam hari aku,mas nanu dan para perajin di UKM batik
ibu anik menggambar pola di atas kain
Demi hasil yang bagus,memang butuh kerja keras kan?
Grandfinal
Itupun hujan sehingga acara baru dimulai pukul 8 malam
Grandfinal dilaksanakan di simpang lima gumul,dan dibuka
dengan parade ke 10 pasang finalis
Setelah parade,barulah kita catwalk satu persatu
Tak henti hentinya doa yang kupanjatkan minta hasil yang
terbaik
Alhamdulillah bisa tenang dalam menyampaikan presentasi
Presentasi malam itu, hanya mengenai motif batik yang dikenakan
It's my turn!
Siang hari panas terik
Aku mengenakan batik bermotif tunjung prameswari,tunjung prameswari adalah dewi teratai. Kenapa memilih teratai? Karena bunga teratai merupakan motif batik khas dari kabupaten kediri. Selain itu bunga teratai juga elegan dan memiliki filosofi yang indah.
Bunga teratai dapat tumbuh di air yang sangat berlumpur atau kotor.walaupun hidup dengan kondisi demikian,akan tetapi bunga teratai dapat terlihat indah dan menawan .Begitu juga kehidupan kita sebagai manusia.Tidak selamanya kita terus berada di lingkungan yang baik. Meskipun begitu kita,sebagai generasi muda harus pandai dalam menyaring hal hal yang baik dan jangan sampai terseret arus keburukan. Kurang lebih itu yang kujelaskan pada ketiga dewan juri saat itu
Setelah itu, kami diijinkan menunggu hasil diskusi juri di belakang panggung
Yang membuat bahagia sekaligus sedikit khawatir adalah ketika saudara dari jauh menyempatkan diri untuk datang . Senang?tentu saja akan tetapi ada kekhawatiran jika aku tidak memperoleh hasil maka akan sia sia mereka datang dari jauh
Presentasi malam itu, hanya mengenai motif batik yang dikenakan
It's my turn!
Siang hari panas terik
Paling enak minum teh tarik
Mari belajar tentang batik
Di butik batik ibu anik
Kubuka presentasi dengan sebuah pantun yang cukup mengundang tepuk tangan,entah karena pantunnya menarik atau karena pantunnya aneh? Setelah berpantun dan mengenalkan diri, mulailah kujelaskan mengenai motif batik yang kukenakan
Bunga teratai dapat tumbuh di air yang sangat berlumpur atau kotor.walaupun hidup dengan kondisi demikian,akan tetapi bunga teratai dapat terlihat indah dan menawan .Begitu juga kehidupan kita sebagai manusia.Tidak selamanya kita terus berada di lingkungan yang baik. Meskipun begitu kita,sebagai generasi muda harus pandai dalam menyaring hal hal yang baik dan jangan sampai terseret arus keburukan. Kurang lebih itu yang kujelaskan pada ketiga dewan juri saat itu
Setelah itu, kami diijinkan menunggu hasil diskusi juri di belakang panggung
Yang membuat bahagia sekaligus sedikit khawatir adalah ketika saudara dari jauh menyempatkan diri untuk datang . Senang?tentu saja akan tetapi ada kekhawatiran jika aku tidak memperoleh hasil maka akan sia sia mereka datang dari jauh
Aku berharap tidak lebih dari wakil 2 dan best costume
Kemudian waktu pengumuman tiba
Kami telah berada di posisi masing masing untuk bersiap
menerima kenyataan
Harapan semakin menipis saat namaku belum juga disebutkan
Wakil II...bukan
Wakil I..bukan
Sudahlah,mungkin memang bukan rezekiku. Paling tidak aku
sudah berusaha semaksimal mungkin
Ingin ikhlas menerima tapi yang ada di fikiranku adalah
orang2 yang sudah datang untuk mendukung ternyata harus pulang dengan kecewa
Lalu mc menyebutkan
"Congratulation to.......Ita Kurata Ayuni"
Butuh waktu kurang lebih 10 detik untuk benar benar bisa yakin bahwa yang disebut adalah namaku
Semua yang datang mendukung mulai berteriak kegirangan
Alhamdulillah, usaha tidak mengkhianati hasil
Malam itu sekitar pukul 1, banyak pesan yang masuk mengucapkan selamat
To be honest,guys..kemenangan ini bukan pure karena usahaku sendiri
Ada doa keluarga, teman teman dan orang orang disekitar
Ada mas nanu yang rela melatih ini itu, ngedandanin setiap waktu dan nge desain baju
Ada mbak yang dengan ikhlas nganterin beli setiap kebutuhan lomba, ngasih kritik dan saran, nyemangatin waktu latihan
Ada ibu yang berdoa setiap waktu, nemenin dari penyisihan sampai final, ngedukung ini itu, nyiapin segala hal
Ada temen temen putra putri batik yang saling nyemangatin, ngajarin satu sama lain, setia dengerin masalah dan saling kasih solusi
Ada keluarga besar yang doanya siang malam, ngedukung sms, ngedukung semangat
Ada temen temen dari geografi yang selalu nyemangatin entah pas latihan atau pas final
Karena merekalah malam itu menjadi berharga
Campur aduk sih malam itu
Antara rasa senang karena menang dan rasa bingung karena make up susah hilang
Setelah menjadi puteri batik banyak hal yang baru
Lalu mc menyebutkan
"Congratulation to.......Ita Kurata Ayuni"
Butuh waktu kurang lebih 10 detik untuk benar benar bisa yakin bahwa yang disebut adalah namaku
Semua yang datang mendukung mulai berteriak kegirangan
Alhamdulillah, usaha tidak mengkhianati hasil
Malam itu sekitar pukul 1, banyak pesan yang masuk mengucapkan selamat
To be honest,guys..kemenangan ini bukan pure karena usahaku sendiri
Ada doa keluarga, teman teman dan orang orang disekitar
Ada mas nanu yang rela melatih ini itu, ngedandanin setiap waktu dan nge desain baju
Ada mbak yang dengan ikhlas nganterin beli setiap kebutuhan lomba, ngasih kritik dan saran, nyemangatin waktu latihan
Ada ibu yang berdoa setiap waktu, nemenin dari penyisihan sampai final, ngedukung ini itu, nyiapin segala hal
Ada temen temen putra putri batik yang saling nyemangatin, ngajarin satu sama lain, setia dengerin masalah dan saling kasih solusi
Ada keluarga besar yang doanya siang malam, ngedukung sms, ngedukung semangat
Ada temen temen dari geografi yang selalu nyemangatin entah pas latihan atau pas final
Karena merekalah malam itu menjadi berharga
Campur aduk sih malam itu
Antara rasa senang karena menang dan rasa bingung karena make up susah hilang
Setelah menjadi puteri batik banyak hal yang baru
Hingga teman teman paguyuban yang terus memotivasi untuk ikut lomba ini dan itu
Dan bahkan ibu yang mulai mendukung setiap kegiatanku lomba


Thanks kak.. Menambah motivasi buat bangga sama budaya Kediri, especially batik
ReplyDelete